Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

Safari Sejarah kemana aja selama Ramadhan? Ini jawabannya

Gambar
  Tidak dapat dipungkiri bahwa peran Raden Rahmat (Ahmad Rahmatullah b. 1401) Sunan Ampel dalam menyebarkan agama Islam di jawa sangat penting. Salah satu peninggalan beliau yaitu Masjid Sunan Ampel yang berdiri 1421 M di Surabaya sebagai pusat tempat Ibadah,  pendidikan para keluarga Kerajaan Majapahit. Salah satunya Raden Fatah Sultan Islam pertama yang berkedudukan di Demak yang merupakan putra Brawijaya V. Penyebaran Agama Islam di pulau jawa masif, yang ketika itu masih dipenuhi oleh penganut agama hindu, budha, dan kepercayaan tertentu. Salah satu target Islamisasi yaitu Ponorogo dimana Raden Bathoro Kathong adik dari Raden Fatah Sultan Demak diberi amanah dan tugas didampingi sesepuh Ki Ageng Mirah, Pengawal Pribadi Seloaji, dan 40 Pengikut (Santri). Kehadiran beliau ditandai dengan Masjid/Makam yang sudah ada sejak 1486 M dan dijadikan hari lahir Ponorogo  Selanjutnya, Salah satu putra keturunan melanjutkan pemerintah dan dakwah sehingga pada tahun 1560 M dibangun...

Masjid dan Pondok di Josari yang menjadi tempat bersejarah

Gambar
  Masjid Daarul Muttaqin Josari, Ahad 9 April 2023/ 18 Ramadhan 1444 P o no rogo bagian selatan, tepatnya di kecamatan Jetis. Konon, menurut cerita dari beberapa tokoh dan sesepuh yang berada di Desa Josari, awal masuknya agama Islam di Desa Josari berkisar pada pertengahan abad ke -17. Menurut beberapa cerita, orang yang pertama kali mensyiarkan agama Islam di Desa Josari adalah seorang yang berasal dari Jepara, yang bernama Imam Asy’ari. Beliau merupakan santri Kyai Donopuro yang berada di dukuh Setono Desa Tegalsari. Kemudian, beliau diutus oleh Kyai Donopuro untuk mensyiarkan agama Islam di Desa Josari dengan di bekali masjid. Dikarenakan pada saat itu, di Desa Josari belum ada masjid dan sebagian besar masyarakatnya masih beragama Hindu. Dalam syiarnya, beliau kemudian mendirikan pondok pesantren yang awalnya hanya memiliki beberapa santri. Belum sampai semua masyarakat Desa Josari memeluk agama Islam, beliau dipanggil oleh ayahnya untuk pulang ke Jepara karena ada kepenting...

MASJID & MAKAM KUNCEN dan Sejarah Madiun dari Masa Mataram

Gambar
  MASJID & MAKAM KUNCEN dan Sejarah Madiun dari Masa Mataram Papan Informasi Singkat (Doc. Istimewa)   Madiun, 8 April 2023/17 Ramadhan 1444 Masjid dan Makam Kuno Kuncen adalah salah satu situs sejarah masa islam di Kota madiun yang dibangun pada masa Bupati pertam a Madiun Pangeran Timur atau Ronggo Jumeno (menjabat 1568-15 9 0) Masjid Kuno Kuncen mempunyai nama rasmi Masjid Nur Hidayatullahi Nama asliny s ebenarnya masih belum diketahui seperti halnya dengan tah un pendiran masjid ini namun jika melihat bentuk dan kon s trukya sama dengan Masjid Demak Sedangkan Makam merupakan tempat bersemayam atau p e tilasan Ronggo Jumeno dan keluarga keturunan serta kerabat dekatnya (sentono). Selain Ronggo Jumeno terdapat pula makam bupati-bupati penerus lainnya yang pada umumnya bergelar Mangkunegoro. Di area Masjid dan Makam terdapat beberapa artefak kuno seperti batu candi dan tempayan batu berinskripsi arab serta sumber mata air yang disebut Sendang Tundung Madiun...

1560 Adipati Sepuh Mendirikan Masjid di Ponorogo (Kota Lama)

Gambar
  Prasasti 1560  Berkunjung ke Kabupaten Ponorogo tidak lengkap rasanya kalau tidak mengunjungi  Masjid Jami Kauman Kota Lama , salah satu saksi sejarah berdirinya Ponorogo. Setiap bulan Ramadan seperti sekarang, masjid ini selalu dibanjiri masyarakat untuk melaksanakan shalat tarawih dan mengikuti pengajian menjelang buka puasa. Masjid Jami Kauman Kota Lama ini merupakan salah satu masjid tertua di Tanah Air. Dari data yang ada masjid ini dibangun oleh Adipati Sepuh keturunan Batara Katong (Adipati Ponorogo I), ini dibuktikan dengan dengan prasasti yang menerangkan bahwa masjid tersebut dibangun pada tahun 1560 M. [1] Alhamdulillah penulis bekesempatan untuk safari ke Masjid Jami’ Kota Lama yang syarat akan sejarah. Dari hal ini dapat disimpulkan bahwa peradaban Islam membawa keberkahan dengan mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi siapapun yang berada dibawah panji agama Islam. Masjid Kota Lama ini berjarak 500 meter dari Masjid dan Pemakaman Raden Bathoro Kat...

Islamisasi ke Ponorogo oleh Raden Bathoro Kathong pada Abad 14 dan ternyata malam 15 adalah malam bersejarah untuk Ponorogo

Gambar
    Berbicara mengenai Islam berarti berbicara tentang sejarah dan peradabannya. Setelah Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Rahmatan lil Alamin untuk menyampaikan risalah islam. Dalam jangka waktu kurang dari 13 tahun setelah kenabian Islam telah sampai ke berbagai penjuru di negeri Arab dan Afrika. Puncaknya setelah Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah (Yastrib) ekspedisi perluasan penyebaran agama Islam telah didengan dua kekuatan besar yaitu Romawi dan Persia. Begitupula kabar Islam sampai ke bumi Nusantara menurut catatan sejarah Islam telah sampai ke Nusantara (Indonesia) pada abad ke 7 masehi artinya pada awal tahun hijriah. Hal tersebut ditandai dengan Beberapa sejarawan menyebut Islam pertama kali memasuki wilayah di Indonesia pada abad ke-7. Bukti sejarah masuknya agama Islam di Indonesia dimulai pada abad ke-7 Masehi ditunjukkan oleh berita China dari zaman Dinasti Tang. Catatan tersebut menerangkan bahwa pada 674 M, di pantai barat Sumatera te...

Masjid yang lebih tua dari Masjid Jami' Tegalsari ada disini . .

Gambar
 Masjid Baiturrohman Setono | Mbah Donopuro Jetis – Tegal Sari, Baiturrohman, demikian nama Masjid tersebut. Masjid itu didirikan oleh Kiai Dono Puro, Kiai Wongso Puro, Kiai Noyo Puro pada tahun 1600 M. “Kiai Dono Puro, adalah guru dari Mbah Ageng Besari,” tutur jama’ah Masjid ketika di tanya, tentang siapa Kiai Dono Puro. Sedangkan silsilah Kiai Dono Puro adalah: Donopuro adalah putra Prabu Ratmojo putra Pangeran Kabu putra dari Pangeran Sumendhe yang babad desa Setono. Pangeran Sumendhe adalah putra S. Muhammad Hidayatullah alias Sunan Pandan arang II alias Sunan Tembayat, yang meninggal dan dimakamkan di Mbayat Klaten Yogjakarta. Pangeran Sumendhe mempunyai anak K. Pangeran Kabu mempunyai anak K. Prabu Ratmojo mempunyai tiga orang anak : 1. K. Ageng Donopuro 2. K. Ageng Noyopuro 3. Ny. Mukminah (Sumber, My Dock.blogspot.com, dan sumber lain).¹ Dari sisi sejarah Masjid Baiturohman yang didirikan Kyai Donopuro lebih tua dibandingkan dengan Masjid Jami' Tegalsari yang didirikan Kya...