Masjid yang lebih tua dari Masjid Jami' Tegalsari ada disini . .
Masjid Baiturrohman Setono | Mbah Donopuro
Jetis – Tegal Sari, Baiturrohman, demikian nama Masjid tersebut. Masjid itu didirikan oleh Kiai Dono Puro, Kiai Wongso Puro, Kiai Noyo Puro pada tahun 1600 M.
“Kiai Dono Puro, adalah guru dari Mbah Ageng Besari,” tutur jama’ah Masjid ketika di tanya, tentang siapa Kiai Dono Puro.
Sedangkan silsilah Kiai Dono Puro adalah:
Donopuro adalah putra Prabu Ratmojo putra Pangeran Kabu putra dari Pangeran Sumendhe yang babad desa Setono. Pangeran Sumendhe adalah putra S. Muhammad Hidayatullah alias Sunan Pandan arang II alias Sunan Tembayat, yang meninggal dan dimakamkan di Mbayat Klaten Yogjakarta.
Pangeran Sumendhe mempunyai anak K. Pangeran Kabu mempunyai anak K. Prabu Ratmojo mempunyai tiga orang anak :
1. K. Ageng Donopuro
2. K. Ageng Noyopuro
3. Ny. Mukminah
(Sumber, My Dock.blogspot.com, dan sumber lain).¹
Dari sisi sejarah Masjid Baiturohman yang didirikan Kyai Donopuro lebih tua dibandingkan dengan Masjid Jami' Tegalsari yang didirikan Kyai Muhammad Besari yang menjadi Cikal Bakal PM. Gontor dan Pondok Pesantren dijawa secara umum.
Pada momen Ramadhan 1444 kami berkesempatan melaksanakan safari shalat tarawih di masjid yang memiliki suasana klasik, adem dan nyaman dengan tata cara yang memiliki kemiripan sebagaimana kampus tercinta UNIDA Gontor.
Dalam melaksanakan ibadah terutama shalat ada keutamaan diantaranya menurut Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M. Phil yaitu keistimewaan tempat dan waktu.³
Keistimewaan tempat disampaikan bahwa
"Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.)
Sebagaimana menurut ada pendapat yang menyampaikan bahwa Shalat di Masjid Wali Allah / Ulama juga lebih utama dari pada di masjid lainnya.
Sedankan keistimewaan waktu, pada momen Ramadhan merupakan saat dimana semua amal amal kebaikan dilipatgandakan pula oleh Allah SWT. Puncaknya yaitu pada malam Lailatul Qodr dimana pada waktu malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan.
Untuk pembaca yang menghajatkan terawih di masjid Mbah Donopuro
https://maps.app.goo.gl/wcP9mQVTa7AG9Bdv7
¹https://ponorogo.go.id/2017/05/05/kiai-dono-puro-dan-masjid-baiturrohman/
²https://rumaysho.com/1979-pahala-shalat-di-makkah-100000-kali.html
³https://www.instagram.com/reel/CqZ6rlJAY64/?igshid=YmMyMTA2M2Y=
Komentar
Posting Komentar