Penutupan Diskusi Islamisasi Semester Ganjil TA. 1441-1442
Sebagai Universitas Pesantren UNIDA Gontor memiliki ciri khas tersendiri didalam mengelola lembaga, merumuskan kurikulum, dan melaksanakan sistem yang telah dibuat dalam rangka pendidikan untuk menciptakan kader umat yang islami, mendapatkan kan wisdom Sebagai motto kampus "Fountain of Wisdom" yang selalu berpedoman pada Al Qur'an dan hadits serta nilai nilai luhur yang telah ditanamkan pendiri pondok. Yang notabene memang UNIDA GONTOR berada dibawah struktur Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo.
Salah satu ciri khas yang tidak ada di perguruan tinggi Indonesia bahkan Dunia adalah mengenai Konsep Islamisasi. Disini ada Markas Islamisasi yang mengurusi segala hal tentang Islamisasi terutama tentang Islamasi ilmu Pengetahuan. Islamisasi sudah menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa sarjana, Pascasarjana, bahkan doktoral dengan tingkat pendalaman masing-masing.
Islamisasi dapat diartikan sebagai proses pengislaman segala hal agar sesuai dengan pandangan Islam. Sebagai contoh mengenai konsumsi disini Islam memandang bahwa konsumsi bukan tujuan dari hidup ini sebagai mana yang barat ajarkan. Akan tetapi Islam memandang bahwa konsumsi adalah salah satu jalan yang harus dilewati untuk mencapai tujuan yang hakiki. Islam memandang dunia untuk memperlancar jalan kita menuju akhirat sedangkan barat atau konvensional memandang dunia itu tujuan sehingga berlomba lomba mendapatkan dunia sehingga menjadi manusia yang lupa manusia nya menjadi individualis, kapitalis, tanpa memikirkan yang lain yang penting diriku dan orang yang bersama dengan ku saja. Hal tersebut jelas bertentangan dengan ajaran Islam.
Islamisasi menjadi bagian tak terpisahkan di UNIDA GONTOR bahkan setiap pekan , tepatnya Jum'at malam seluruh mahasiswa wajib mengikuti diskusi ini. Semester 1,3,5,7 disini semester 7 mendapatkan amanat untuk membimbing Diskusi rutinan ini. Pembukaan diskusi pekanan tahun ini dibuka setelah rentetan kampus Pekan perkenalan khutbatul Arsy, Pentas Seni, dan akhirnya UTS. UTS ini pembukaan Islamisasi dan bagi semester 7 dibuka langsung oleh Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Pd, M.Phil selaku penggagas pemikiran dan kurikulum Islamisasi di UNIDA GONTOR.
Malam ini Jum'at merupakan penutupan Islamisasi dikarenakan UAS sudah hampir dekat. Di hall lt 4 mahasiswa 1,3,5 membahas materi tantangan mahasiswa UNIDA dalam menyeimbangkan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Agama. Akan tetapi semester 7 di hall CIOS bersama Al Ustadz Sohibul Mujtaba, M. Phil diawal beliau membuka sesi dengan mengajak berfikir mahasiswa dengan teori teori yang ada, umum yang biasa dipakai.
Furqon, Rezki, mahasiswa Ekonomi Islam Semester 7, menjawab dengan memaparkan teori ekonomi yang ada. Seperti teori konsumsi, utility, dsb. Pada diskusi ini tampak santai, setiap mahasiswa dapat mengemukakan pendapatnya sesuai dengan bidang, prodi,yang dikuasai. Sebagai mana ramadhan mahasiswa K3 yang menjelaskan teori domino yaitu pengawasan, perilaku manusia, dan yang terakhir faktor luar karena kondisi lingkungan. Apabila 3 hal ini tidak dijalanan maka akan menimbulkan kecelakaan.
Harapannya setiap mahasiswa dapat menguasai 1 teori umum dan 1 minimal teori ulum as-Syar'iyyah. "Apa yang kita lihat, dengar, itu adalah pendidikan" adalah satu teori di pondok. Syaikh Faruq Ar-Roja'i menyatakan perlunya integrasi antara sains dan Islam. Tidak ada dikotomi sebagaimana kebanyakan pendidikan saat ini.
Problem Saat ini Bahasa, Sosial, Politik, Media Sosial, Ekonomi, dll.
Yah, beginilah diskusi kita malam ini, semoga Bermanfaat
Selamat bertemu pada diskusi tahun ajaran baru semester 8. Oke 😃😃



Yup
BalasHapus