Tasyakuran Setelah Kegiatan Kepanitiaan KOPONTREN oleh UNIDA GONTOR

Tasyakuran Setelah Kegiatan Kepanitiaan KOPONTREN

Kamis, 17 Oktober 2019
Oleh : Muhamamd Agus Waskito



Sudah menjadi tradisi di Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Darussalam Gontor Ponorogo setelah menyelesaikan kegiatan ataupun kepanitiaan diakhiri dengan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Evaluasi ini berfungsi sebagai kontrol agar kegiatan kedepan menjadi lebih baik dengan memperbaiki kekurangan-kekurangan dan menetapkan untuk dijalankan kedepannya.

Sesuai instruksi dari Miss. Atika selaku dosen prodi ekonomi Islam yang selalu sibuk dengan amanat dan tanggung jawab yang diembannya. Beliau mengajak kami para panitia dan dosen EI khususnya tak lupa Dekan pun hadir meramaikan tasyakuran dengan memberikan tau'iah Diniyah, motivasi kepada segenap yang hadir.

Pertama-tama panitia hadir tepat sebelum Maghrib untuk kemudian langsung mengambil posisi untuk Sholat, ada yang sholat di musholah tempat acara adapula yang memilih untuk mencari masjid disekitar tempat. Akhirnya kami beberapa orang menuju INSURI yang notabene dekat dan disana ada masjid untuk mengurangi antrian dimusholah.

Setelah selesai melaksanakan sholat Maghrib dan kegiatan dilanjutkan ke hall untuk pertama dibuka dan kemudian laporan, evaluasi, nasehat, dan terakhir doa. Ustadz Nusa selaku pembimbing kepanitiaan kemarin membuka acara dan kemudian mempersilakan ketua panitia Furqon Hifdzur Rahman untuk menyampaikan laporannya. Alhamdulillah secara umum kegiatan berjalan dengan baik dan lancar akan tetapi memang ada beberapa kendala terutama komunikasi antara panitia pelaksana dengan panitia dari KEMENAG .



Setelah ketua kemudian bendahara menyampaikan laporan terkait sirkulasi keuangan, penulis mendapatkan amanat menjadi Bendahara dari Anggaran yang kita ajukan sebesar 38.000.000 tetapi realisasi anggaran mencapai 45.000.000 artinya banyak kekuarangab disana akan tetapi semua kegiatan didukung penuh oleh KEMENAG sehingga kita tidak perlu repot mencari dana dan kita hanya perlu menyiapkan dan melaporkan. Selama kegiatan berlangsung panita meminjam sementara dana ke bagian administrasi universitas dan kemudian dikembalikan setelah acara selesai. Alhamdulillah acara sudah selesai dan semua urusan telah terlaksana.

Selanjutnya, evaluasi terbesar yang disampaikan
Adalah tentang dokumentasi dan jurnalistik. Sangat disayangkan sekali acara yang begitu hebat diikuti oleh orang orang terpilih dari 30 provinsi dan 30 pondok pesantren dari Sabang Aceh hingga Merauke Papua akan tetapi tidak ada berita yang di publish. Sangat mengecewakan acara sudah selesai tetapi tidak ada berita yang terupload yang memuaskan padahal mereka menunggu berita tsb. Karena menjadi suatu kebanggaan tersendiri dapat menjadi utusan. Harapannya kedepan ini tak terulang kembali. ujar Miss Atika

Setelah menyampaikan evaluasi, Dekan Fakultas pun telah tiba. Selanjutnya dipersilahkan untuk menyampaikan nasehat. 1 jam rasanya tak cukup bagi beliau untuk berbicara, karena banyak sekali hal yang disampaikan untuk menjadi motivasi apalagi bagi semester 7, kapan UPS, adakah yang 3,5 tahun. Kalapun tidak ada selambat-lambatnya 4 tahun, Syawal semuanya wisuda. Aamiin semua menjawab. Yang terpenting yang beliau sampaikan adalah mengenai keberkahan, lakukan semaksimal mungkin setiap tugas amanat yang diberikan. Saya sangat senang dan bahagia walaupun tidak semua nya dapat hadir.

Terakhir, Ustadz Mufti Afif, Lc, MA selaku Kaprodi Ekonomi Islam yang baru yang sebenarnya beliau tidak siap. Akan tetapi ajaran pondok mengajar kan kepada kita untuk selalu siap menerima amanat untuk kemudian mempersiapkan segala hal dalam menjalankan amanah yang diberikan. Siap melaksanakan bukan sekedar berkata siap tetapi kemudian tidak melakukan apa apa. Diakhir beliau menutup dengan membaca doa makan bersama sama
بسم الله الرحمن الرحيم" اللهم بارك لنا فيما رزقتنا و قنا عذاب النار. آمين

Komentar